CIREBON – Tugas Akhir Perkuliahan Sarjana, skripsi, yang meneliti tentang SMP Islam Terpadu Bina Ummah (SMPITBU), sudah sangat sering, apalagi kalau short report studi lapangan mahasiswa S1 tidak terhitung jumlahnya.
Ini ada yang unik dan luar biasa. Seorang mahasiswi magister jurusan Manajemen Pendidikan Islam, dari kampus ternama di Cirebon, memilih objek penelitian tesisnya di SMPITBU, dengan fokus penelitian pada ‘Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis Rapor Pendidikan di SMPIT Bina Ummah.’
Peniliti menuturkan latar belakang kenapa memilih SMPITBU sebaga objek kajian, karena melihat nilai rapor pendidikan SMPIT Bina Ummah mendapatkan nilai sangat tinggi, dibanding satuan pendidikan lain, baik pada level lokal maupun nasional.
Enam komponen penilaian utama dalam rapor pendidikan; literasi, numerasi, karakter siswa, iklim keamanan, iklim kebinekaan, dan kualitas pembelajaran, mencapai nilai di atas rata-rata. Jika dibandingkan dengan nilai tahun lalu, keenamnya mengalami peningkatan. Bahkan komponen literasi dan numerasi mencapai nilai 100.
Diantara yang menarik peniliti juga adalah, bahwa SMPITBU memiliki penamaan tahun, kemudian oleh kepala sekolah dijelaskan bahwa penamaan tahun tersebut adalah Renaca Strategis dalam lima tahun; dimilai sejak tahun 2021 sebagai tahun Recovery, pasca lost learning selama Covid-19. Kemudian tahun 2022 adalah Steady, yang bermakna ajeg dan kokoh, sedangkan tahun 2023 adalah Tahun Juara, dan tahun 2024 disebut sebagai tahun inspirator. Tahun 2025 akan dilaunching kemudian.
Bapak Kepala Sekolah menjelaskan satu persatu, Renstra tersebut. “Renstra adalah doa dan cita-cita. Alhamdulillah Allah kabulkan semua. Tahun 2024 sebagai tahun inspirator pun juga dikabulkan oleh Allah, buktinya Bapak Ibu sekarang datang untuk meniliti di SMPITBU karena terinspirasi dari sekolah ini,” papar Bapak Kepala yang sontak membuat peniliti tertawa kepas.
Semoga SMPITBU terus menginspirasi kebaikan. Amin.








